Loading

Bengkel Karir: Mahasiswa Tasawuf dan Psikoterapi UIN Saizu Dampingi Remaja Hadapi Keresahan Masa Depan dengan Teknik ABC

Purwokerto – Pada Rabu, 20 November 2025, mahasiswa Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi (TP) UIN Saizu Purwokerto kembali berperan aktif dalam kegiatan pengembangan diri siswa dengan menyelenggarakan sebuah sesi Bengkel Karir di SMA Negeri 3 Purwokerto. Kegiatan yang dipandu oleh Hanina Zulfa, M. Nur Alvin Fatkhah, Maylina Khasanah, dan Wilda Noventia ini mengusung tema Menangani Keresahan Karir dengan Teknik ABC dan diikuti oleh para siswa kelas XII yang tengah bersiap menghadapi fase penting menuju jenjang pendidikan berikutnya.

Sejak awal kegiatan, terlihat bahwa para peserta membawa berbagai beban pikiran terkait masa depan. Banyak yang memendam kebingungan dalam memilih jurusan, kekhawatiran mengenai kesalahan langkah, hingga tekanan untuk memenuhi harapan orang tua. Keragaman emosi ini membuat suasana awal sesi diwarnai ketegangan dan ketidakpastian.

Mahasiswa TP kemudian mengawali pelatihan dengan membantu peserta mengenali pola-pola pikiran otomatis yang selama ini mengganggu ketenangan mereka. Berdasarkan hasil diskusi, sebagian besar kecemasan ternyata bersumber dari keyakinan yang terbentuk secara tidak sadar dan belum tentu sesuai kenyataan. Pemahaman ini menjadi landasan penting untuk masuk pada Teknik ABC.

Melalui penjelasan mengenai hubungan antara peristiwa pemicu (A), keyakinan internal (B), dan konsekuensi emosional (C), para siswa mulai memahami bahwa perasaan tertekan atau tidak berdaya bukan ditentukan oleh situasi luar semata, tetapi oleh cara mereka menafsirkan situasi tersebut. Kesadaran ini membuka ruang bagi peserta untuk berlatih mengubah cara berpikir yang semula kaku dan berorientasi pada ketakutan menjadi lebih rasional, objektif, dan membangun.

Latihan-latihan yang diberikan membuat para siswa perlahan dapat menata kembali pandangan mereka tentang masa depan. Wajah-wajah yang sebelumnya menunjukkan kecemasan mulai tampak lebih tenang, seiring munculnya pemahaman bahwa mereka memiliki kendali terhadap pola pikir dan respons emosional.

Kegiatan kemudian memasuki bagian yang lebih reflektif ketika mahasiswa TP mengintegrasikan nilai tawakal ke dalam proses pengelolaan pikiran. Para peserta diajak merenungi bahwa usaha dan perencanaan adalah bagian dari ikhtiar yang harus dilakukan, sementara hasil akhir tetap berada dalam ketentuan Allah. Suasana seketika menjadi hening dan khusyuk ketika peserta menyadari bahwa tanggung jawab mereka adalah berusaha dengan sungguh-sungguh, lalu menyerahkan hasilnya dengan penuh kepercayaan kepada-Nya. Momen ini menghadirkan perubahan ekspresi yang jelas, dari tegang menuju lega.

Pada penutupan kegiatan, para siswa terlihat lebih percaya diri dan memahami bahwa masa depan bukan ancaman, melainkan ruang yang dapat dipersiapkan dengan bijak. Mereka menyadari bahwa kecemasan dapat dikelola melalui pengenalan diri, pengaturan pola pikir, serta pemahaman spiritual yang menuntun pada ketenangan.

Alhamdulillah, kegiatan Bengkel Karir ini berlangsung dengan hangat, penuh kesadaran, dan sangat bermakna. Mahasiswa TP berharap proses pembelajaran tersebut dapat menjadi bekal penting bagi para siswa kelas XII dalam mempersiapkan langkah selanjutnya dengan keyakinan, ketenangan, dan harapan yang positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish