Loading

Prodi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Saizu Jadi Magnet Pengunjung di Festival Budaya FUAH 2025: Praktik Emosi hingga Bekam Tarik Antusiasme Pengunjung

UIN Saizu Purwokerto — Program Studi TP tampil menonjol dalam rangkaian kegiatan Festival Budaya yang digelar oleh DEMA FUAH UIN Saizu pada rabu, 19 November 2025. Prodi TP menghadirkan berbagai teknik pengelolaan emosi dan keterampilan kesehatan psikosufistik. Kehadiran stan TP berhasil menarik perhatian pengunjung karena menyajikan pengalaman pembelajaran yang interaktif, aplikatif, dan langsung dapat dipraktikkan.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa TP memperkenalkan beberapa teknik regulasi emosi yang sudah mereka pelajari selama perkuliahan, di antaranya bubble breath, balloon of anger, jurnaling ekspresif, serta pengisian tangki emosi. Teknik-teknik tersebut diperkenalkan melalui penjelasan singkat sekaligus demonstrasi langsung, sehingga peserta dapat mencoba dan merasakan efeknya.

Tak hanya fokus pada manajemen emosi, stan TP juga memperkenalkan materi mengenai bekam, salah satu kajian keterampilan psikosufistik yang turut dipelajari dalam prodi. Pengunjung mendapatkan penjelasan mengenai manfaat, prinsip kerja, hingga proses dasar bekam. Informasi ini disampaikan dengan pendekatan edukatif dan aman sehingga mudah dipahami oleh peserta.

Penanggung jawab stan Akifah Tukhfatul menyampaikan bahwa tujuan utama keikutsertaan Prodi TP dalam festival ini adalah memberikan gambaran nyata mengenai keterampilan yang dipelajari mahasiswa.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pembelajaran di TP bukan hanya teori, tetapi benar-benar diaplikasikan dalam konteks praktik. Karena itu, pengunjung kami ajak ikut mencoba langsung,” ujarnya.

Respons peserta terhadap stan TP pun sangat positif. Banyak pengunjung mengaku senang dan merasa mendapatkan pengalaman baru yang bermanfaat. Mereka menilai pendekatan interaktif yang digunakan mahasiswa TP membuat materi lebih menarik dan mudah dipahami. Selain itu, mahasiswa TP juga menyiapkan reward bagi pengunjung yang berpartisipasi dalam permainan maupun praktik teknik yang disediakan, sehingga suasana stan semakin hidup dan menyenangkan.

Partisipasi TP dalam Festival Budaya ini tidak hanya memperkenalkan keunggulan akademik dan praktis prodi, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa, dosen, serta pengunjung dari berbagai fakultas. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi, kerja tim, serta keterampilan praktik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Festival Budaya tahun ini kembali menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kreativitas mahasiswa dan pendekatan pembelajaran aplikatif mampu menciptakan pengalaman edukatif yang berkesan. Prodi TP berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi serupa dalam berbagai kegiatan akademik maupun publik ke depannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish